Trading Hub
kripto

Pasar Kripto Anjlok: Kerugian Mingguan Terbesar Sejak FTX

Pasar kripto alami koreksi tajam, kerugian mingguan terbesar sejak kejatuhan FTX. Bitcoin dan Ether pimpin pelemahan, total kapitalisasi pasar turun drastis.

Oleh Tim TradingHub Standar editorial ≈ 3 menit baca

Pasar Kripto Anjlok: Kerugian Mingguan Terbesar Sejak FTX

Poin Kunci:

  • Kapitalisasi pasar kripto global anjlok USD 390 miliar dalam seminggu.
  • Bitcoin dan Ether alami pelemahan terparah sejak November 2022.
  • Penjualan besar oleh Strategy memicu sentimen negatif.

Pasar aset digital global baru saja menyaksikan salah satu koreksi mingguan terparah dalam beberapa tahun terakhir. Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) menjadi yang paling terpukul, membukukan pelemahan signifikan yang mengingatkan pada gejolak pasar pasca-runtuhnya bursa FTX pada November 2022.

Analisis Penurunan Tajam

Minggu ini ditutup dengan kerugian agregat sekitar USD 390 miliar bagi seluruh pasar kripto. Penurunan ini tidak hanya disebabkan oleh aksi jual tunggal, tetapi merupakan akumulasi dari berbagai faktor yang menciptakan sentimen negatif berkelanjutan. Data dari CoinDesk menunjukkan bahwa Bitcoin dan Ether memimpin tren pelemahan ini, dengan kerugian mingguan yang mencapai level mengkhawatirkan.

Pemicu Aksi Jual

Salah satu pemicu utama yang diidentifikasi adalah penjualan besar-besaran aset Bitcoin oleh Strategy, sebuah entitas yang pergerakannya kerap menjadi sorotan pasar. Langkah ini, yang terjadi di awal minggu, memicu kekhawatiran likuiditas dan memicu reaksi berantai di kalangan investor lain. Volume perdagangan yang meningkat selama periode penurunan ini mengindikasikan partisipasi aktif dari trader yang mencoba memanfaatkan volatilitas atau membatasi kerugian.

Perbandingan dengan Aset Lain

Di tengah anjloknya pasar kripto, aset lain seperti saham emiten Grup Djarum, IBST, justru mengumumkan rencana delisting dengan tender sukarela Rp 5.400 per saham. Pergerakan ini menunjukkan bahwa sentimen pasar bisa sangat bervariasi antar kelas aset, tergantung pada katalis spesifik masing-masing. Sementara itu, pergerakan harga pada pasangan SOL-USD terpantau positif, menunjukkan adanya sektoralisasi dalam pergerakan pasar aset digital.

Implikasi Bagi Trader Aktif

Trader aktif perlu mencermati beberapa level kunci. Bagi Bitcoin, level support krusial yang perlu diwaspadai adalah area sekitar USD 60.000, sementara resistance terdekat berada di kisaran USD 65.000. Pergerakan di bawah support utama dapat memicu aksi jual lebih lanjut, sementara penembusan resistance dapat menandakan potensi pembalikan arah jangka pendek. Volatilitas tinggi seperti ini seringkali membuka peluang bagi strategi trading jangka pendek, namun juga meningkatkan risiko likuidasi jika manajemen risiko tidak diterapkan dengan ketat.

Sentimen Pasar dan Historis

Penurunan kali ini memiliki resonansi historis dengan peristiwa FTX, bukan hanya karena skala kerugiannya, tetapi juga karena dampaknya terhadap kepercayaan investor. Periode pasca-FTX ditandai dengan kehati-hatian yang meningkat dan permintaan transparansi yang lebih tinggi. Trader yang berpengalaman akan memantau apakah penurunan saat ini akan memicu regulasi baru atau mendorong adopsi solusi penyimpanan aset yang lebih aman.

Konfirmasi pergerakan pada candle berikutnya akan menentukan arah jangka pendek. Artikel ini bukan saran investasi. Data dan analisa disajikan untuk tujuan informasi. Trading aset crypto melibatkan risiko tinggi. Lakukan riset sendiri sebelum mengambil keputusan.

Dipublikasikan oleh tim editorial Trading Hub. Informasi dapat menjadi usang; verifikasi dengan data live sebelum mengambil keputusan trading.

Lanjut baca

Tulisan lain dari tim editorial kami yang melengkapi apa yang baru Anda baca.