Bandingkan dua saham side-by-side untuk pair trading
Pakai panel Compare emiten untuk membandingkan dua ticker pada price, valuation, profitability, dan growth — temukan peluang pair trade di sektor yang sama.
Pair trade mengandalkan dua emiten di sektor sama yang biasanya bergerak dengan korelasi tinggi, lalu mengeksploitasi divergensi temporer di antara keduanya. Yang dibutuhkan: cara cepat melihat fundamentals, ratios, dan price action dua emiten side-by-side tanpa harus berpindah tab. Panel /idx/compare menyajikan ini dalam tampilan kolom paralel hingga 6 ticker (umumnya 2–3 sudah cukup untuk pair trade).

Layout panel
- Akses:
/idx/compare?tickers=BBCA,BBRI(URL bisa di-share dan di-bookmark untuk setup compare favorit Anda). - Maksimal 6 ticker per view.
- Per kolom, panel menampilkan metrik dalam grup berikut:
- Price: Harga, Change (%), Sektor.
- Scale: Market cap, Revenue TTM, kuartal terakhir.
- Valuation: PER, PBV, EV/EBITDA, PEG.
- Profitability: ROE, ROA, Net margin.
- Leverage: DER.
- Liquidity: Current ratio.
- Dividend: Div yield.
- Growth: Revenue YoY, Earnings YoY.
- Input field untuk menambah ticker baru, tombol remove (×) per kolom.
- Setiap kolom fetch data secara independen — bila satu ticker gagal load, kolom lain tetap bekerja.
Pre-requisite untuk pair trade yang valid
Pair tidak boleh dipilih asal. Kandidat yang valid harus memenuhi:
- Sektor yang sama — banking dengan banking, consumer dengan consumer. Sektor yang berbeda korelasinya terlalu rendah untuk reliable mean revert.
- Market cap di tier yang sama — jangan pasangkan small-cap dengan big-cap. Likuiditas berbeda terlalu jauh, slippage akan memakan PnL.
- Korelasi historis tinggi — periksa visual di chart 1Y, dua line harus sering crisscross. Bila salah satu jauh lebih volatile, mean revert tidak reliable.
- Tidak ada corporate action besar yang pending di salah satu (right issue, akuisisi, spin-off) — itu akan memutus korelasi secara struktural.
Workflow: identifikasi pair trade
- Buka
/idx/compare?tickers=A,B(ganti A & B dengan kandidat sektor sama, misalBBCA,BBRIatauINDF,ICBP). - Bandingkan PER & PBV:
- Bila dua emiten biasanya trade di rasio PER yang mirip (selisih < 15%) tetapi sekarang spread > 30% = valuation gap, salah satu mahal/murah secara relatif.
- Periksa apakah gap punya alasan fundamental (divergensi ROE, divergensi growth) atau hanya temporer (sentiment shock pada satu emiten).
- Bandingkan performa harian/mingguan lewat kolom Change (%): bila A −5% dalam seminggu sementara B flat, dan secara historis keduanya selalu bergerak paralel, A berpotensi mean-revert ke arah B.
- Setup pair trade:
- Long pair: long emiten yang underperform, short emiten yang outperform (bila short tersedia).
- Long-only adjustment: bila short tidak tersedia di IDX (umum untuk sebagian retail), pair trade jadi rotasi — jual holding emiten outperform, beli yang underperform, harapkan mean revert.
- Tentukan exit: spread kembali ke baseline historis (selisih PER < 15% atau gap performa < 2%). Stop bila divergensi terus melebar (mungkin alasan fundamental yang real, bukan temporer).
Contoh skenario
Bandingkan BBCA vs BBRI (banking blue chips):
- PER BBCA 12.53, PER BBRI 7.95. Selisih ~58% — di atas baseline historis (~30%).
- ROE BBCA 22.97%, ROE BBRI 17.46%. Selisih 5pt sebagian menjelaskan, tetapi tidak cukup untuk gap PER 58%.
- Performa 30 hari (hipotetis): BBCA −2.09%, BBRI −2.61%. Spread relatif kecil di window pendek, tetapi valuation gap struktural masih ada.
- Setup: long BBRI (under-loved), bias bias jangka menengah lebih besar ke BBRI dibanding BBCA. Target: spread PER mengetat ke baseline ~30%.
(Skenario contoh — bukan rekomendasi trade riil; selalu validasi dengan riset Anda sendiri.)
Common pitfalls
- Pair trade lintas sektor. Korelasi rendah secara struktural — tidak ada mean untuk di-revert ke. Tetap di sektor yang sama.
- Menganggap korelasi historis selalu persisten. Korelasi bisa break (regulasi baru, perubahan business model, akuisisi). Re-validasi korelasi visual setiap kuartal.
- Melewati cek fundamentals. Spread valuation kadang merefleksikan realitas: emiten yang trade lebih murah memang fundamentally lebih lemah. Cross-check ROE, growth, dan kualitas earnings sebelum menganggap “murah = bargain”.
- Mengabaikan corporate action di salah satu ticker. Right issue dilutif akan menurunkan PER/PBV emiten itu — gap valuation yang kelihatan menarik bisa hanya artefak akuntansi sementara.
- Memakai timeframe terlalu pendek. Pair trade IDX biasanya butuh 2–6 minggu untuk mean revert. Setup dengan target 1–3 hari = scalping, butuh tool yang berbeda.
- Tidak set stop. Pair trade gagal bila divergensi terus melebar. Pasang stop berdasarkan widening tambahan (misal +10% spread tambahan) dari setup, bukan berdasarkan level harga absolut.